Manfaat daun sukun sebagai obat tradisional yang perlu kita ketahui

warga indah jaya 2 maret 2018 :pada hari kami akan membagi infon tentang manfaat daun sukun, Sukun adalah nama sejenis pohon yang berbuah. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang Eropa mengenalnya sebagai “buah roti” (Ingg.: breadfruit; Bld.: broodvrucht, dll.).

Pohon sukun (atau pohon timbul) umumnya adalah pohon tinggi, dapat mencapai 30 m, meski umumnya di pedesaan hanya belasan meter tingginya. Hasil perbanyakan dengan klon umumnya pendek dan bercabang rendah. Batang besar dan lurus, hingga 8 m, sering dengan akar papan (banir) yang rendah dan memanjang.

Bertajuk renggang, bercabang mendatar dan berdaun besar-besar yang tersusun berselang-seling; lembar daun 20-40 × 20–60 cm, berbagi menyirip dalam, liat agak keras seperti kulit, hijau tua mengkilap di sisi atas, serta kusam, kasar dan berbulu halus di bagian bawah. Kuncup tertutup oleh daun penumpu besar yang berbentuk kerucut. Semua bagian pohon mengeluarkan getah putih (lateks) apabila dilukai.

Perbungaan dalam ketiak daun, dekat ujung ranting. Bunga jantan dalam bulir berbentuk gada panjang yang menggantung, 15–25 cm, hijau muda dan menguning bila masak, serbuk sari kuning dan mudah diterbangkan angin. Bunga majemuk betina berbentuk bulat atau agak silindris, 5-7 × 8–10 cm, hijau. Buah majemuk merupakan perkembangan dari bunga betina majemuk, dengan diameter 10–30 cm. Forma berbiji (timbul) dengan duri-duri lunak dan pendek, hijau tua. Forma tak berbiji (sukun) biasanya memiliki kulit buah hijau kekuningan, dengan duri-duri yang tereduksi menjadi pola mata faset segi-4 atau segi-6 di kulitnya.

foto by OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Biji timbul berbentuk bulat atau agak gepeng sampai agak persegi, kecoklatan, sekitar 2,5 cm, diselubungi oleh tenda bunga. Sukun tidak menghasilkan biji, dan tenda bunganya di bagian atas menyatu, membesar menjadi ‘daging buah’ sukun.Sukun sesungguhnya adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji. Kata “sukun” dalam bahasa Jawa berarti “tanpa biji” dan dipakai untuk kultivar tanpa biji pada jenis buah lainnya, seperti jambu klutuk dan durian. “Moyangnya” yang berbiji (dan karenanya dianggap setengah liar) dikenal sebagai timbul, kulur (bahasa Sunda), atau kluwih (bahasa Jawa), kulu (bahasa Aceh), kalawi (Minang). Di daerah Pasifik, kulur dan sukun menjadi sumber karbohidrat penting. Di sana dikenal dengan berbagai nama, seperti kuru, ulu, atau uru. Nama ilmiahnya adalah Artocarpus altilis.

Buah sukun (tak berbiji) merupakan bahan pangan penting sumber karbohidrat di pelbagai kepulauan di daerah tropik, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama.

Di pulau-pulau Pasifik, kelebihan panen buah sukun akan dipendam dalam lubang tanah dan dibiarkan berfermentasi beberapa minggu lamanya, sehingga berubah menjadi pasta mirip keju yang awet, bergizi dan dapat dibuat menjadi semacam kue panggang. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng. Sukun dapat menghasilkan buah hingga 200 buah per pohon per tahun. Masing-masing buah beratnya antara 400-1200 gr, namun ada pula varietas yang buahnya mencapai 5 kg. Nilai energinya antara 470-670 kJ per 100 gram. Tidak mengherankan bila sukun menarik minat para penjelajah Barat, yang kemudian mengimpor tanaman ini dari Tahiti ke Amerika tropis (Karibia) pada sekitar akhir 1780an untuk menghasilkan makanan murah bagi para budak di sana.

Asal usul sukun diperkirakan dari kepulauan Nusantara sampai Papua. Mengikuti migrasi suku-suku Austronesia sekitar 2000 tahun sebelum Masehi, tanaman ini kemudian turut menyebar ke pulau-pulau di Pasifik. Diperkirakan pada masa perdagangan rempah di akhir zaman Majapahit, sukun menyebar ke Jawa dari Maluku. Karena pengaruh kolonisasi bangsa-bangsa Eropa, sukun ini lalu menyebar ke barat antara tahun-tahun 1750-1800 ke Malaysia, India, Srilangka, Mauritius, dan pada 1899 tiba di Afrika. Kini sukun telah menyebar luas di berbagai belahan dunia terutama di lingkar tropis.

Sukun menyukai iklim tropis: suhu panas (20-40˚C), banyak hujan (2000–3000 mm pertahun) dan lembap (lengas nisbi 70-90%), dan lebih cocok di dataran rendah, di bawah 600 m dpl., meski dijumpai sampai sekitar 1500 m dpl. Anakan pohon lebih baik tumbuh di bawah naungan, namun kemudian membutuhkan matahari penuh untuk tumbuh besar. Meskipun kebanyakan kultivarnya akan tumbuh dengan baik pada tanah-tanah aluvial yang subur, dalam dan berdrainase baik, akan tetapi variasi kemampuannya sangat besar. Maka ada varietas-varietas yang tumbuh baik di tanah berawa, tanah kapur, tanah payau dan lain-lain.

Ada yang mengatakan bahwa daun sukun yang telah tua dan gugur, dapat digunakan untuk pengobatan tradisional pembesaran prostat, menurunkan gula darah, serta pengobatan gagal ginjal. Namun hal ini belum dilakukan penelitian lebih lanjut.

pohon sukun

Keberadaan obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit semakin banyak dicari Manfaat daun sukun untuk mengobati ginjal, diabetes serta jantung bisa menjadi alternatif penyembuhan gangguan kesehatan tanpa biaya mahal. Cara mengolah daun sukun menjadi ramuan alami berbeda-beda tergantung jenis gangguan yang diderita seseorang,Jangan sampai salah mengolahnya karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan anda. Selain buahnya bisa dikonsumsi sebagai camilan keripik, pohon sukun juga menyimpan sejuta manfaat pada daun nya. Umumnya, obat herbal berbahan dasar dedaunan diolah dengan direbus lalu diminum airnya atau menjemur daun sampai kering. Kemudian langsung diminum atau ditambahkan bahan-bahan herbal lainnya.

Khasiat daun sukun untuk mengobati penyakit berbahaya seperti ginjal, asam urat sampai diabetes bisa dilihat dari kandungan di dalamnya. Beberapa zat alami seperti asam hidrosinat, tanin, riboflavin, asetilcolin bermanfaat untuk melawan sumber penyakit berbahaya. Baru-baru ini sebuah penelitian modern dilakukan seorang peneliti asal Cina, hasil riset menemukan fakta jika fungsi daun sukun sangat berguna bagi proses penyembuhan penyakit kardiovaskular.

obat-asam-urat

Berguna untuk mengobati asam urat, Pilih daun segar yang tidak berlubang, mulus dan bersihkan menggunakan kain jika permukaannya kotor. Cuci daun tersebut kemudian potong-potong lalu keringkan dengan cara dijemur atau diangin-anginkan. Manfaat daun sukun kering bisa menyembuhkan penyakit asam urat caranya siapkan 15 gram daun kering, satu genggam daun greges otot (bibitungan), madu atau gula batu secukupnya serta 1 gelas air mendidih. Cara mengolahnya : Seduh daun sukun bersama daun greges otot lalu saring airnya. Setelah dingin, tambahkan madu alami atau gula batu sebagai pemanis ramuan. Minum obat herbal daun sukun ini secara teratur dua kali sehari selama sepuluh hari.

air-rebusan-daun-sukun

Manfaat daun sukun untuk ginjal, Meminum rebusan daun secara teratur dibarengi doa kepada yang maha kuasa bisa menjadi obat herbal untuk menyembuhkan sakit ginjal. Kuncinya adalah disiplin dalam mengkonsumsi ramuan herbal daun sukun setiap hari. Jangan lupa untuk memilih daun terbaik yaitu segar, tidak berlubang, bersih dari kotoran.

Khasiat daun sukun untuk jantung, Apabila anda menginginkan tubuh fit serta mampu bekerja secara maksimal, jagalah kesehatan jantung mulai dari sekarang. Namun jika anda sedang menderita sakit jantung, cobalah obat herbal berbahan dasar daun sukun. Pilih daun yang sudah tua serta masih menempel di pohonnya. Bersihkan memakai air mengalir lalu jemur hingga kering.

Cara mengolah daun sukun : Rebus bersama lima gelas air mendidih sampai airnya tinggal separuh. Tambahkan air lagi hingga mencapai volume lima gelas. Manfaat air rebusan daun sukun untuk obat jantung ini hanya bertahan satu hari jadi harus dihabiskan hari itu juga dengan kata lain tidak bisa disimpan untuk besok.

Manfaat daun sukun untuk diabetes,Sediakan tiga lembar daun berwarna hijau tua, usahakan yang masih menempel di dahan pohon. Bersihkan di air mengalir, rajang kemudian jemur sampai kering. Siapkan juga wadah lalu isi air bersih dua liter. Usahakan wadah tersebut terbuat dari gerabah tanah liat, tapi jika tidak ada bisa menggunakan panci stainless steel. Rebus daun sukun kering tadi dalam wadah yang sudah disiapkan. Tunggu hingga airnya tinggal separuh. Selanjutnya tambahkan air bersih satu liter dan rebus lagi sampai separuh. Dinginkan, minum secara teratur setiap hari untuk mengobati diabetes serta menurunkan kadar kolesterol darah.

Khasiat daun sukun untuk penyakit lever, Cara mengolahnya : ambil daun yang sudah tua kemudian cuci sampai bersih. Setelah itu, rebus dengan air secukupnya sampai berwarna merah tua. Tunggu hingga dingin, minum air rebusan daun sukun dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore hari sebanyak satu gelas sekali minum.

daun sukun kering

Cara Mengolah Daun Sukun Untuk Obat Tradisional Agar khasiat serta manfaat yang terkandung dalam daun herbal ini bisa diserap maksimal oleh tubuh dan untuk menghindari terjadinya efek samping keracunan yang berbahaya bagi kesehatan, berikut cara yang benar mengolah daun sukun mulai dari proses pemilihan bahan, penjemuran sampai proses perebusan.

Usahakan memilih daun yang sudah tua atau akan lebih baik daun yang warnanya kuning. Hindari mengambil daun yang sudah jatuh ke tanah, jadi agar khasiat daun sukun bisa maksimal sebaiknya langsung memetik dari pohonnya. Jika olahan herbal memakai daun yang masih segar, hindari mengolah daun yang cacat (banyak lubang, kotor, warna tidak merata). Biasakan mencuci dengan air mengalir sebelum mengolah daun sukun. Jika olahan herbal menggunakan daun kering, jemur dibawah sinar matahari sampai mereka benar-benar kering. Cara merebus daun sukun yang benar hendaknya selalu memakai gerabah tanah liat atau paling tidak panci stainless steel. Hindari memakai panci aluminium karena zat pada daun bisa menimbulkan reaksi yang beresiko membahayakan kesehatan.

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sukun_(pohon)
http://www.akusehatku.com/2014/01/manfaat-daun-sukun-untuk-ginjal

About wargaindahjaya 125 Articles
kampung warga indah jaya dioperatori oleh I KETUT ASMARA JAYA

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan